Tampilkan postingan dengan label tontonan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tontonan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 April 2008

Pengakuan Dosa

Kemaren (31 Maret 2008) gw telah berbuat dosa (maapkan saya mama m(_ _)m...)

Jadi begini ceritanya, kemaren kan senen tuh (terus?). Kan hari senen itu hari nonton bioskop sedunia -_-. Jadi gw dan si rima memutuskan buat jalan2 ke ciwalk (buat nonton tentunya, eh mo ada ciwalk extension lho katanya). Di Ciwalk 21 ada 4 film yang lagi tayang ( Kuntilanak 3, From Bandung With Love, Ayat-ayat Cinta ama Skandal Cinta Babi Ngepet). Di Ciwalk XXI ada 4 film juga ( D.O., The Spiderwick Cronicles, Kesurupan sama Hitman). Eh film non-indo nya cuma 2/8 lho.

Setelah menimbang dan membandingkan antara Titi Kamal (D.O.) dengan Olga Syahputra (SCBN), kami memutuskan buat nonton Skandal Cinta Babi Ngepet (padahal Tikam menang segala2nya itu ach <_<). Mayan lah, ada Ratu Felishanya, dan posternya juga lumayan, keliatannya film komedi nih.

Singkat cerita kami pun menonton filmnya. Dan kami pun bengong...


-dosa kan kalo kita maki-maki orang cuma karena akting mereka jelek?
-tapi dosa ga kalo kita maki-maki orang karena akting mereka, dialog mereka, jalan cerita film mereka, casting filmnya, spesial efek filmnya, dan semua aspek dari filmnya jelek?

Sumpah ni film ga ada bagus2nya, gw emang bukan kritikus film ya, tapi kan ga susah buat menilai suatu film itu jelek apa engga (tonton aja film ini kalo mau tau film yang jelek itu gimana -_-). Senetron aja keknya masi lebih bagus deh, paling engga kalo nonton senetron kan gratisan -_-.

Maaf Titi Kamal, ga lagi2 deh gw tergoda Olga..

Btw, setelah nyari info sana-sini, ternyata sutradara film ini tuh KK. Dheeraj (sapa tuh?). Jadi dia tuh yg bikin film legendaris indonesia tentang hantu terseram di dunia, yeah right! <_<. Genderuwo, yang sukses berat dapet "pujian" di sana sini, ini reviewnya dari sinema-indonesia.com

Gw blom nonton Genderuwo jadi ga bisa bandingin, (bahkan di video-ezy film ini ga ada, saking legendarisnya keknya -_-).

Resmilah buang2 uang ma waktu nonton film ini. Pas film selesai, yg kuat bertahan di dalem bioskop cuma 11 orang, yg lain walk-out saking "serem"nya film Sandal Cinta Babi Ngepet ini -_-.

Buat KK. Dheeraj, keep on going man! Anjing menggonggong situ berlalu, maksudnya berlalu aja sana ga usah bikin2 film lagi..

Minggu, 02 Maret 2008

Claudia/Jasmine (2008)




CLAUDIA/JASMINE menceritakan perjalanan gadis remaja dan wanita di akhir 20-an yang tidak sengaja menemukan pelabuhan-pelabuhan cinta dalam perjalanan hidup mereka. Claudia dan Jasmine yang didera trauma masa lalu, mencoba mencari definisi cinta yang sejujurnya. Kisah mereka melukiskan secara abstrak arti cinta, persahabatan dan mimpi yang dicari oleh semua orang. Tahun-tahun yang berlalu dalam kehidupan mereka merupakan suatu kanvas tawa, tangis dan belenggu. Tokoh sentral dalam film ini Claudia/Jasmine diperankan oleh Kinaryosih dan Kirana Larasati.

SPOILER ALERT!

Asyik.. nonton film ini ternyata asyik, setelah terus-menerus dikecewakan oleh film2 indonesia (terakhir sama XL yang ancur abis.. <_<), akhirnya ada juga film yang ga bikin gw ketiduran di bioskop. Selain karena castnya yang bening2,
kyaaa.. Kirana Larasati ceritanya juga lumayan, dan yang paling penting akting pemaennya bagus dan enak buat ditonton. (ga kayak XL, sapa yang bilang akting Jamie Aditya bagus?

Jalan ceritanya ketebak sih, tapi toh kita nonton film cari hiburan, bukan untuk tebak2an. Yang agak kurang mungkin pemilihan pemeran Claudia dan Jasmine yang kurang mirip, tapi mungkin sengaja ya, biar ga terlalu cepat ketahuan. Sama karakter Jerry, rasanya kok ga mungkin ada cowo kek dia di dunia nyata, terlalu sempurna.. (ach kok gw kedengeran kek gay gini wakakak..). Anyway, overall film ini sangat layak tonton. Gw lebih menikmati nonton film ini lho daripada Ayat-ayat Cinta

Ga rugi gw antri lama2 di loket buat nonton film ini. Antriannya buat nonton Ayat-ayat Cinta padahal.. -_-

Terimakasih buat Awi Suryadi atas suguhan tontonan yang cukup menghibur. Jangan bosan make Kirana Larasati di film2 selanjutnya ya.. Hahahaha...

Selasa, 08 Januari 2008

[2007] The House (Baan Phi Sing)

Director : Monthon Arayangkoon (The Victim, Garuda)
Cast :Intira Jaroenpura (Nang Nak, Legend of King Naresuan: Hostage of Hongsawadi)Chutcha Rujinanon (The Eye)Konsan Nuntachit (O Negative)
Genre : Horror
Country : Thailand
Language : Thai
Release Date : 23 August 2007 (Thailand)

Synopsis:
Inspired by true story of three horrible murders that happened to three women in different times. Chalinee, a young reporter really wants to know the truth of the three mysterious murder cases that happened from years ago, so she intensively starts searching the clue. Finally, she is introduced to a house where the crimes started. The house she discovers is the same house where three women were killed by their lovers. When Chalinee steps inside the house, something haunts in there is the most terrible experience for her.

Download di ftp..

Eh ga deh.. lo kira ini di rileks.. pake ada donlot link segala.. <_<
yang tadi tuh review dari http://www.screamfestindo.com

Kemaren, gua ma 5 orang temen nonton tuh film di Blitz Megaplex PVJ (biasa, nomat hari senen). Rencananya ni film mo ditonton dari minggu lalu. Cuma kan ternyata senen minggu lalu tuh malem taun baru, jadi gada nomat <_< (dan akhirnya gua ke pangalengan).

"Ngapain bayar mahal buat dikaget2in doang" kalo kata temen gua sih.
Jadi akhirnya baru kemaren bisa nonton.
Kami nontonnya yang jam 21.30 (nyari yang jam 12 malem sih sebenernya, tapi da ga ada..)

SPOILER ALERT!!
(buat yang belum nonton dan pengen nonton, beberapa tulisan saya di bawah ini bisa dianggap spoiler dan bisa mengurangi kenikmatan anda menonton film ini di kemudian hari -_-)

Overall, filmnya lumayan, adegan yang bikin kagetnya banyak, tokoh utama cewenya cantik (kadang2), eh mirip kinaryosih lho! Tapi ga "nyisa" filmnya (minjem istilah temen gua). Maksudnya ga sampe bikin adegan horrornya kebayang-bayang terus setelah nonton, lo jadi males ke toilet dsb. Entah karena plotnya kurang menarik (baca:ketebak), ato efeknya yang ga begitu bagus (oke, jelek! terutama bagian akhir, pas adegan semacam flashback gitu, jelek amat efeknya, apa emang sengaja ya? maksutnya apa kalo sengaja..). Background storynya sih menarik, apalagi ternyata kasus2 pembunuhannya tuh kisah nyata. Trus 3 biji makhluk ga jelas itu, malah ga serem sama sekali, kalo mereka muncul, horrornya ilang, tahpapa <_<

Adegan favorit gua, pas si Chalinee pertama masuk ke rumah terkutuk itu, bawa handycam, trus sudut pandangnya jadi first person lewat handycam itu, dan semua suara menghilang...
Mantap! Meskipun abis itu gada sesuatu yg ngagetin, tetep tegang, soalnya berharap keluar yang macem-macem. Efeknya (ke yang nonton, bukan efek grafisnya) sama kek adegan si Will Smith di I am Legend (pas dia ngejar anjingnya masuk ke ruangan gelap trus nyorotin senter kemana2). Bedanya sama yang I am Legend, gada yang ngagetin di akhir adegan handycam ini, tapi justru itu yang bikin bagus (at least menurut gua -_-).

Ada yang aneh, pas si Chalinee nusuk suaminya, pisonya darimana ya datengnya..

Dibandingin sama The Victim (sutradaranya sama katanya) film ini masi kalah. Apalagi kalo dibandingin sama Shutter (gua nonton Shutter ampe jerit2 lho, gyahaha.. sialan tuh film <_<).

Mode "menanti-film-horror-thailand-selanjutnya" : ON